Belajar Tentang Telur Burung
Saturday, March 7, 2009 0:44Semua burung berkembang biak dengan bertelur. Apabila burung mengandung bayi-bayinya yang sedang berkembang di dalam tubuhnya, tentunya akan terlalu berat bagi burung untuk terbang. Telur burung menyerupai telur reptil, hanya cangkangnya lebih keras karena kandungan kapurnya.
Telur burung melindungi anak burung yang sedang berkembang didalamnya. Cangkangnya yang keras karena berkapur ini menjadi pelindung luarnya. Cangkang memiliki pori-pori sebagai jalan keluar masuknya udara sehingga anak burung dapat bernafas.
Albumen atau lapisan putih telur dapat dijadikan bantalan dan menjaga anak burung agar tetap hangat. Sedangkan kuning telur dijadikan persediaan makanan untuk bayi burung yang sedang berkembang.
Ukuran telur tiap-tiap jenis burung berbeda-beda. Biasanya semakin besar ukuran burung akan semakin besar pula telurnya.
Burung unta sebagai burung terbesar didunia memiliki ukuran telur terbesar pula didunia. Burung yang tingginya mencapai 2,75 meter dengan berat mencapai 115 kg, menghasilkan telur yang beratnya mencapai sekitar 1,5 kilogram. Bandingkan dengan telur ayam biasa yang beratnya hanya sekitar 50 gram.
Bagaimana dengan burung kolibri yang merupakan burung terkecil dengan berat badannya hanya 2 gram dan dengan panjang tubuh termasuk ekor hanya 5 cm? Sesuai dengan bentuk tubuhnya yang kecil, burung kolibri menghasilkan telur dengan berat sekitar 0,3 gram saja.
Jumlah telur dalam sekali waktu masa bertelur tiap jenis burung berbeda-beda pula. Kisaran mulai dari 1 sampai lebih dari 20 butir telur. Sebagai contoh, burung penguin kaisar bertelur hanya satu butir telur setiap tahunnya.
